Google+

Metode Geologi Lapangan

Tinggalkan komentar

September 13, 2012 oleh alfredsteven

1. Ahli geologi dan pekerjaan lapangan
Ahli geologi adalah seseorang yang dengan bekal ilmunya, yakni geologi,
mampu memberikan evaluasi tentang kondisi suatu wilayah, menyangkut
tentang :
a. Gejala dan proses geologi saat diteliti : Gejala dan proses geologi apa saja
yang ada dan terjadi atau masih berlangsung di wilayah tersebut pada waktu
evaluasi dilakukan. Apakah daerah tersebut masih dalam proses terbentuk,
misalnya daerah bantaran sungai, delta, ataukah daerah tersebut telah
tererosi sehingga terbentuk lembah-lembah curam, gua di bawah tanah dsb .
Apakah ada kegunungapian akfif, kegempaan aktif, banjir musiman.
Apakah daerah tersusun oleh batuan yang homogen, heterogen atau
kompleks dan apakah di daerah tersebut terdapat rekahan, sesar, lipatan.
b. Gejala dan proses geologi di masa lalu : Gejala dan proses geologi apa saja yang pernah ada dan pernah terjadi di wilayah tersebut sepanjang waktu geologi, semenjak waktu pernbentukan batuan yang tertua di daerah tersebut hingga saat evaluasi dilakukan. Misalnya saja apakah daerah tersebut pernah menjadi laut, laut dalam atau dangkal, proses pengendapan apa yang terjadi.Pernahkah terjadi genanglaut atau susutlaut. Berapa kali peristiwa tektonikbekerja di daerah tersebut, apakah tektonik yang pernah ada bersifatregangan atau tekanan atau berulang dan berganti-ganti. Apakah pernah terjadi kegiatan magma atau kegiatan kegunungapian ditempat itu. Apakah pernah terjadi pengangkatan dan erosi, berapa kali dan apa yang terlibat. Kapan terjadinya peristiwa-peristiwa tersebut.
c. Potensi geologi daerah tersebut : Potensi geologi apa saja yang dimiliki
oleh wilayah tersebut, baik potensi positip maupun potensi negatip.
Potensi positip berupa sumberdaya geologi, misalnya bahan tambang yang
sudah atau belum digali, air tanah yang sudah dan belum dimanfaatkan,
tanah yang dapat berfungsi sebagai lahan pertanian, perkebunan,
pemukiman atau sebagai bahan urugan, baik yang sudah digali maupun
yang belum dsb. Sedangkan potensi negatip berupa potensi bencana alam,
misalnya : tingkat kegempaan, daerah yang sudah maupun yang belum
pernah tetapi berpotensi terjadinya tanah longsor, daerah mana yang rentan
akan bahaya banjir, daerah mana yang sudah pernah atau berpotensi terkena
akibat aktifitas gunung api misalnya aliran awan panas, aliran lahar, aliran
lava. Berdasar kondisi geologinya tersebut, maka wilayah tersebut dapat
dikembangkan dan ditata secara bijaksana, sehingga secara optimal dapat
memberikan kesejahteraan, keamanan dan kenyamanan kepada para
penghuninya, baik manusia maupun makhluk hidup yang lain secara
berkesinambungan. Untuk dapat mengetahui kondisi geologi di suatu daerah, ahli
geologi harus memiliki dasar geologi yang kuat, menyeluruh dan
terintegrasi, serta mampu memanfaatkan pengetahuan dasar tersebut untuk
melakukan pemetaan geologi. Kemahiran dalam melakukan pemetaan
geologi hanya dapat dicapai apabila yang bersangkutan mengerti dan
memahami Metode Geologi Lapangan (MGL).

2. Maksud dan Tujuan Kuliah Metoda Geologi Lapangan.
Maksud Kuliah MGL adalah memberikan uraian tentang:
a. Teknik penggunaan peralatan lapangan baku.
b. Teknik dan metoda lapangan yang diperlukan untuk pembuatan peta geologi.
c. Macam-macam peta geologi dan prosedur penyusunannya.
d. Metoda pemetaan pada berbagai macam batuan.
Tujuan Kuliah MGL
Setelah menyelesaikan kuliah ini mahasiswa dapat :
a. Menguasai penggunaan peralatan lapangan baku.
b. Menguasai teknik geologi lapangan yang terpenting.
c. Merencanakan dan melakukan pemetaan geologi.
d. Menyiapkan laporan sesuai dengan peta geologi yang dihasilkan dengan
mengikuti pembakuan.

3. Kaitan matakuliah MGL dengan matakuliah lainnya.MGL membutuhkan penguasaan yang baik dari :
a. Mineralogi/Petrologi/Petrografi.
b. Geomorfologi/Geologi Foto Udara.
c. Paleontologi Makro & Mikro.
d. Stratigrafi/Sedimentologi.
e. Geologi Struktur/Tektonik.
f. Geologi Teknik/Lingkungan.

MGL merupakan dasar untuk :
a. Kuliah Kerja Lapangan.
b. Eksplorasi Mineral.
c. Geologi Tata Lingkungan.
d. Studi Cekungan.
4. Peta Geologi dan Pemetaan Geologi
Peta Geologi adalah peta yang menggambarkan kondisi geologi suatu
daerah dan berujud suatu proyeksi dan pelamparan Satuan / Kelompok batuan
yang ada, urutan penumpukan dari satuan-satuan tersebut serta susunan atau
arsitektur perlapisan batuan yang ada pada daerah yang terwakili oleh peta
geologi tersebut.
Kerja lapangan yang memanfaatkan metoda geologi lapangan dengan
tujuan menghasilkan peta geologi disebut pekerjaan pemetaan geologi.

5. Hakekat pemetaan geoiogi
Hakekat pernetaan geologi adalah menampilkan segala macarn kondisi
geologi yang ada di lapangan (yang bersifat tiga dimensionil) ke dalam peta
(yang bersifat dua dimensionil). Gejala geologi yang nampak di lapangan
terutama adalah batuan, urutan batuan, struktur batuan serta bangun bentang
alam yang dibangun oleh batuan tersebut.
a. Pengelompokan atau Penyatuan
Pengelompokan dan penyatuan aneka ragam batuan yang ada di lapangan
(pengelompokan stratigrafis) didasarkan atas :

  •  ciri khas batuan litostratigrafi
  •  ciri khas kandungan fosilnya biostratigrafi
  • umur dari batuan kronostratigrafi

Pengelompokan yang paling sering digunakan dalam proses pemetaan
geologi : litostratigrafi. Pengelompokan juga dilakukan terhadap kondisi
morfologi yang nampak di lapangan, terutama berdasar pada kondisi
relief.
b. Pengurutan posisi Kelompok / Satuan :
Penentuan posisi dan hubungan stratigrafis antara satuan yang satu
terhadap yang lain, sehingga dapat diperoleh sejarah pembentukan batuan
yang ada di daerah pernetaan.

  • apakah suatu satuan itu lebih muda, lebih tua, berumur sama dengan satuan yang lain.
  • Hubungan selaras, tidak selaras, menyilang jari, intrusi

c. Rekonstruksian struktur geologi                                                          Rekonstruksi ini akan memberikan gambaran tentang struktur geologi yang ada di daerah tersebut, hubungan antar struktur yang ada, sedemikian rupa sehingga dapat diperoleh sejarah tektonik yang pernah terjadi di daerah pernetaan.

6. Metode dan Teknik Geologi Lapangan :
Metoda Geologi Lapangan : Pembahasan tentang teknik dan metoda geologi
yang terpakai untuk pelaksanaan pekerjaan lapangan yang disebut sebagai
pekerjaan yang menghasilkan peta geologi.
Metode : merupakan pendekatan sistematis berupa himpunan yang terdiri dari
serangkaian prosedur untuk mencapai tujuan tertentu.
Teknik (technique) : adalah prosedur, cara atau proses keda yang
menggunakan sarana atau alat, yang dimanfaatkan oleh suatu metoda untuk
mencapai tujuan.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ruang Android ™

Trik Tips dan Informasi Seputar Teknologi Android

Dongeng Geologi

Geologi Lingkungan, Energi dan Kebencanaan

GEOBALL'S BLOG

coretan seorang mahasiswa geologi pendobrak keterbatasan hidup

Jangwahyu's Weblog

Just another WordPress.com weblog

Son_Earth's Zone : The Last Geolog in the World

Kita belajar mempelajari bumi bukan untuk menyembah bumi!!! Tapi untuk lebih mendekatkan diri pada ALLOH

Geombojo Blog's

Geology is no limit " The present is the key to the past and the future "

Wingman Arrows

La Douleur Est Temporaire, La Victoire Est Toujours

Welcome !

Thanks for visiting my geological site

www.sepeda.wordpress.com

STOP JUAL SEPEDA KUNO KE LUAR NEGERI

WordPress.com News

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: